FILM TENGKORAK DAY#40

Lokasi : Kaliadem Sleman
Waktu : 23 Januari 2016

Wilayah Kaliadem merupakan salah satu wilayah yang kerap dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara. Dengan keindahan alam serta sisa-sisa dampak erupsi gunung merapi yang masih kental di wilayah tersebut, kami memanfaatkannya menjadi salah satu lokasi pengambilan gambar. Pengambilan kali ini tergolong relative mudah, karena dari segi lokasi yang cukup mudah diakses. Dengan membawa kurang lebih 8 crew menggunakan sepeda motor kami tidak terlalu kesulitan dalam perjalanan menuju lokasi pengambilan gambar.
Ada 3 talent dan 2 scene yang harus kami ambil pada lokasi tersebut. Pertama kami mengambil scene warga berlari ditengah jembatan Kaliadem. 2 Talent tersebut adalah Eka Noviandi dan Munandar Aji. Sebenarnya pengambilan gambar ini cukup mudah, akan tetapi Munandar Aji yang di plot sebagai warga yang sedang berlari sejauh 200m (berulang-ulang), sempat kehabisan tenaga karena keadaan fisik yang lemah. Setelah mendapatkan gambar yang dirasa cukup, tiba-tiba Munandar Aji salah satu talent tersebut mengalami diare karena fisik yang kurang siap. Kami pun harus mencarikan tempat untuk istirahat sejenak karena fisik yang dirasa tidak memungkinkan jika proses pengambilan gambar dilanjutkan.
Setelah istirahat dirasa cukup, kamipun melanjutkan pengambilan gambar untuk scene selanjutnya. Kali ini Yusron Fuadi sebagai actor utama dalam scene ini. Pengambilan gambar pada scene ini lebih sulit dibandingkan dengan sebelumnya, karena Yusron Fuadi harus melewati lorong jembatan tersebut. Ditengah waktu pengambilan gambar, kami terkendala dengan cuaca yang kurang mendukung (hujan). Kami harus berhenti sejenak untuk menunggu hujan reda. Setelah hujan reda kami langsung melanjutkan pengambilan gambar scene tersebut.
Salah satu adegan dalam scene ini adalah adegan Yusron Fuadi memancing. Tetapi Yusron Fuadi sempat ragu ketika akan melakukan adegan mancing tersebut, karena tempat yang digunakan untuk memancing berada di tengah sungai dan sungai tersebut mempunyai kedalaman lebih dari 2 meter. Solusi utama agar adegan memancing tersebut terlaksana adalah Yusron Fuadi harus loncat dari jembatan menuju tempat pemancingan. Dengan resiko, Yusron Fuadi jatuh kedalam sungai dan adegan mancing tidak dapat dilanjutkan karena kostum Yusron basah (jika terjatuh kesungai).
Dengan modal nekat dan keberanian seorang Yusron Fuadi, akhirnya dia mampu menuju tempat pemancingan tersebut walaupun dia sempat tergelincir karena tempat pemancingan agak licin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*